Pages

Jumat, 22 Maret 2013

Bersaing dengan Menggunakan Teknologi Informasi

Lingkungan Persaingan

Suatu perusahaan dapat survive dalam jangka panjang jika berhasil mengembangkan strategi untuk menghadapi lima tekanan persaingan yang umumnya dihadapi dalam lingkungan bisnis.

Lima kekuatan tsb meliputi:
n  Ancaman Pendatang Baru (Threat of New Entrants). Banyak ancaman untuk survival dalam jangka panjang  datang dari perusahaan yang belum ada atau belum hadir dalam industri/pasar. Ancaman dari pendatang baru memaksa manajemen puncak untuk memonitor kecenderungan, terutama trend teknologi, yang mungkin akan meningkatkan persaingan.

n  Persaingan Antar Perusahaan yang Ada(Rivalry Among Exicting Competitors). Dalam industri yang sudah matang, pesaing yang ada bukanlah sebagai ancaman, karena secara spesifik masing-masing perusahaan telah menemukan “ceruk”nya . Bagaimanapun, perubahan Manajemen, Kepemilikan, atau  Aturan Main dapat meningkatkan ancaman serius bagi kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang.
n  Daya Tawar Para penyalur (Bargaining Power of Sppliers). Para penyalur yang memiliki akses untuk  membatasi sumber daya, atau siapa yang mendominasi industri mereka, pasti akan menggunakan pengaruh tsb. Banyak perusahaan mencoba  untuk mengurangi ketergantungan mereka pada satu perusahaan untuk membatasi kekuatan tawar penyalur tersebut.
n  Daya Tawar Pelanggan (Bargaining Power of Customers). Pelanggan dapat tumbuh kuat dan besar sebagai hasil penguasaan pasar oleh mereka. Sebagai contoh,Wal-Mart adalah pelanggan paling besar untuk konsumen ‘paket produk’ dan sering juga mendiktekan terminologi kepada pembuat  barang-barang tsb, demikian juga perusahaan raksasa seperti  “Procter& Gambler”.
n  Ancaman Barang Pengganti (Threat of Subtitutes). Kemungkinan pelanggan dapat menggunakan produk yang  lain atau berbeda untuk memenuhi kebutuhannya yang sama, hal ini menunjukkan adanya ancaman barang pengganti.



Dasar Strategi Persaingan

(Lima Strategi Kompetitif Dasar)



Keunggulan Bersaing dimiliki oleh suatu perusahaan bila  mereka berhasil melakukan beberapa kegiatan yang mempunyai nilai lebih kepada pelanggannya secara lebih baik daripada yang dilakukan oleh para pesaingnya. Menurut Michael Porter, keunggulan bersaing dapat dikembangkan dengan  mengikuti satu dari beberapa strategi dibawah ini :
n  Strategi Kepemimpinan dalam biaya. Menjadi produsen produk dan jasa dengan biaya yang lebih rendah  didalam suatu industri memungkinkan sebuah perusahaan untuk menurunkan harga jual produknya kepada para pelanggan. Pesaing dengan biaya yang lebih tinggi tidak bisa bersaing dalam hal harga dengan perusahaan yang lebih unggul dalam hal biaya ini.
n  Strategi Diferensiasi (Pembedaan). Mengembangkan berbagai cara untuk melakukan diferensiasi produk dan jasa perusahaan dari para pesaingnya atau mengurangi diferensiasi para pesaingnnya. Hal ini dapat memungkinkan sebuah perusahaan untuk berfokus pada produk atau jasa agar mendapatkan keunggulan dalam segmen atau ceruk (niche) tertentu suatu pasar
n  Strategi Inovasi. Menemukan berbagai cara baru untuk melakukan bisnis. Hal ini dapat mengembangkan berbagai produk dan jasa yang unik, atau masuk kedalam pasar yang unik. Hal ini juga dapat melibatkan perubahan radikal atas proses bisnis dalam memproduksi atau mendistribusikan produk dan jasa yang begitu berbeda dari cara bisnis dulu dilakukan, hingga dapat mengubah struktur dasar insdustri
n  Strategi Pertumbuhan. Secara Signifikan memperluas kemampuan perusahaan untuk memproduksi barang dan jasa, memperluas ke pasar global, melakukan diversifikasi produk dan jasa baru, atau berintegrasi ke dalam produk dan jasa yang berhubungan.

contoh, Intel telah meningkatkan kapasitas-nya (dan menurunkan biaya-biayanya) seperti yang juga dilakukan pesaingnya, dengan mempertemukan teknologi yang telah dijalankan dengan kegiatan perancangan/disain dan pabrikasi chip yang terintegrasi.
n  Strategi Persekutuan/Aliansi. Membuat hubungan dan persekutuan bisnis baru dengan para pelanggan, pemasok, pesaing, konsultan, dan perusahaan-perusahaan lainnya. Hubungan ini dapat meliputi merger, akuisisi, joint venture, membentuk “perusahaan virtual”, atau kesepakatan pemasaran, manufaktur, atau distribusi antara suatu bisnis dengan mitra dagangnya

Penggunaan Strategis dari Teknologi Informasi


n  Mengembangkan Sistim Informasi antar perusahaan yang menciptakan kenyamanan dan efisiensi dapat mengalihkan perhatian dari biaya-biaya yang terkait dengan pelanggan atau para penyalur.
n  Melakukan Investasi dalam aplikasi IT yang lebih maju(advance) akan membangun penghalang  bagi masuknya pesaing baru .
n  Mengikut sertakan komponen IT didalam produk dan jasa akan membuat persaingan dari produk atau jasa pengganti menjadi lebih sukar.
n  Menyeimbangkan Investasi dalam orang-orang , perangkat keras, perangkat lunak, database, dan jaringan, serta merubah penggunaan Sistem Informasi dari hanya menunjang kegiatan operasional menjadi  penggunaan aplikasi secara strategi.

Rantai Nilai


Konsep Rantai Nilai yang dikembangkan oleh Michael Porter meman-dang suatu perusahaan sebagai rangkaian dari aktivitas dasar (" rantai") yang menambahkan nilai kepada produk dan jasanya untuk mendukung pencapaian suatu margin keuntungan . Didalam konsep rantai nilai, beberapa aktivitas bisnis adalah merupakan aktivitas utama sedangkan aktivitas yang lain merupakan pendukung. Untuk masing-masing aktifitas, peran dari Sistim Informasi Strategis( SIS) akan memberikan kontribusi yang berarti dalam  mendukung kontribusi setiap aktifitas tersebut kepada rantai nilai yang ada :

    Proses Pendukung. Proses Pendukung menciptakan infrastruktur internal untuk menyediakan dukungan bagi pekerjaan yang khusus dari aktivitas utama:
n  Manajemen dan Bantuan layanan Administrasi. Peran Kunci dari SIS disini adalah dalam otomatisasi Sistem Perkantoran.
n  Manajemen Sumber Daya Manusia. peran SIS  berupa Database Ketrampilan Karyawan.
n  Pengembangan Teknologi. peran SIS : Merancang/Disain dengan bantuan Komputer.
n  Pengadaan Sumber daya. peran SIS : Pertukaran data secara elektronik (EDI ) dengan para penyalur. Proses Utama. Proses ini memberikan kontribusi secara langsung dalam proses perubahan bentuk(transformasi) pada perusahaan.
n  Logistik kedalam /Pengadaan. peran SIS: Sistem pergudangan yang diotomatisasikankan, menjaga agar barang selalu tersedia pada saat diperlukan (Just in time).
n  Operasi/Pengolahan. peran SIS: Sistem Pabrikasi atau produksi dengan bantuan Komputer.
n  Logistik keluar /Pengeluaran . peran SIS: Pemasukan Data secara Online.
n  Pemasaran dan Penjualan. peran SIS: Analisis Pasar.
n  Jasa/Layanan. peran SIS: Sistem Diagnostik Tenaga ahli .


Rantai Nilai dalam Internet

      Konsep Rantai nilai dapat digunakan oleh perusahaan yang menggunakan  aplikasi berbasis Internet  untuk secara strategis memposisikan dirinya agar memperoleh keunggulan dalam bersaing .
  1. Model Rantai nilai ini secara garis besar menje-laskan bahwa suatu Perusahaan yang mempunyai hubungan  Internet dengan  para pelanggannya  bisa menyediakan manfaat bisnis dan peluang untuk keunggulan bersaing.
Contoh: Perusahaan berbasis Internet mengelola newsgroups, ruang bercakap-cakap,dan websites perdagangan secara elektronik (e-commerce) adalah sarana yang baik untuk riset pemasaran dan pengembangan produk, penjualan langsung, dan umpan balik serta layanan pelanggan .
  1. Perusahaan yang mempunyai hubungan Internet dengan  para penyalurnya  bisa menggunakannya untuk menciptakan keunggulan bersaing
Contoh: Lelang secara online dan transaksi pada ‘e-commerce websites’ dari para penyalur dan pengiriman secara online, penjadwalan, dan informasi status pada suatu pintu gerbang (portal) e-commerce yang memberi karyawan akses segera ke informasi terbaru dari berbagai penjual. Hal ini pada hakekat-nya akan menurunkan biaya-biaya sehingga menjadi lebih rendah, mengurangi lead-time, dan meningkatkan kualitas barang dan jasa.
n  Kesimpulan: Konsep Rantai Nilai dapat membantu perusahaan  memutuskan dimana dan bagaimana cara  menerapkan kemampuan teknologi informasi secara strategis. Rantai nilai menunjukkan berbagai jenis tek-nologi informasi yang boleh jadi diberlakukan bagi proses bisnis tertentu untuk membantu perusahaan memperoleh manfaat dari keunggulan bersaing didalam pasar .



0 komentar:

Posting Komentar